Berita

Webinar “From Waste to Concrete”: Inovasi Material Ramah Lingkungan untuk Infrastruktur Masa Depan

Webinar “From Waste to Concrete”: Inovasi Material Ramah Lingkungan untuk Infrastruktur Masa Depan

Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan Universitas Gadjah Mada (DTSL UGM) bekerja sama dengan Badan Musyawarah Pendidikan Tinggi Teknik Sipil Seluruh Indonesia (BMPTTSSI) akan menyelenggarakan webinar bertajuk “From ‘Waste’ to Concrete” pada Kamis, 16 April 2026 pukul 13.00 WIB melalui platform Zoom.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Prof. Madya Dr. Farah Nora Aznieta binti Abd Aziz dari Universiti Putra Malaysia, yang akan membahas pemanfaatan limbah sebagai material alternatif dalam teknologi beton. Webinar ini menjadi wadah penting untuk mengeksplorasi perkembangan terkini dalam inovasi material konstruksi yang berkelanjutan, khususnya dalam upaya mengurangi dampak lingkungan dari industri konstruksi.

Sebagai moderator, hadir Prof. Ir. Ali Awaludin, S.T., M.Eng., Ph.D., IPU., ACPE. dari Universitas Gadjah Mada yang akan memandu jalannya diskusi dan memperkaya perspektif akademik serta praktik di bidang teknik sipil.

Topik yang diangkat dalam webinar ini sangat relevan dengan tantangan global saat ini, di mana sektor konstruksi dituntut untuk lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan limbah industri sebagai bahan baku alternatif. Konsep “waste to concrete” menjadi salah satu solusi inovatif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan nilai tambah limbah.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat memperoleh wawasan baru terkait teknologi beton berbasis limbah, peluang riset kolaboratif internasional, serta implementasi praktis dalam dunia konstruksi modern.

Bagi yang berminat, webinar dapat diakses melalui tautan berikut:
http://ugm.id/WebinarWasteToConcrete
Meeting ID: 927 1691 9659

Kegiatan ini terbuka untuk akademisi, peneliti, mahasiswa, serta praktisi di bidang teknik sipil dan lingkungan yang ingin memperdalam pemahaman tentang inovasi material konstruksi berkelanjutan.